Menelepon/ditelepon sama dengan ditilang..??

Polisi Mulai Tilang Pengendara Pakai HP
Tindakan tegas itu sudah diatur dalam Undang-Undang No 22 tahun 2009 tentang Lalulintas. Ancaman polisi yang akan menilang pengendara mobil maupun motor yang menelepon saat berkendara akhirnya terbukti. Belasan pengendara akhirnya ditilang.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Ko…misarias Besar Royke Lumowa, tilang dilakukan karena saat ini para pengendara semakin banyak yang handphone saat mengemudi / Mengendarai kendaraan. Hal itu membuat potensi kecelakaan lalu lintas sangat besar. “Jelas itu sangat membahayakan bagi pengemudi, karena berpotensi terjadinya kecelakaan lalu lintas, ” Bahkan kata Royke tak hanya menelpon. “Banyak yang BBM, SMS, dan telepon saat menyetir. Tentunya kami tegas,” ungkap dia.
Royke menuturkan selama tahun 2010, petugas telah melakukan penilangan belasan pengendara yang menggunakan handphone saat mengemudi/mengendarai. “Memang petugas di lapangan lebih banyak menegur dan mengimbau, tapi ada juga yang ditilang,” katanya.

Tindakan tegas itu sudah diatur dalam Undang-Undang No 22 tahun 2009 tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan.
Dalam UU itu, secara implisit menyatakan, menggunakan telepon genggam saat menyetir/berkendaraan akan didenda Rp 750 ribu. Aturan itu tercantum pada pasal 283 yang menyebutkan, “Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di Jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1)dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp750.000,00 (tujuh ratus lima puluh riburupiah)

“Pengertian wajib mengendarai dengan penuh konsenterasi,mencakup melarang kegiatan-kegiatan yang mengganggu konsentrasiberkendara. Misalnya minum-minuman keras saat berkendara,mengkonsumsi obat terlarang dan menggunakan handphone. Kegiatan ituberpotensi menimbulkan kecelakaan. Meski dilarang, Polda Metro Jaya mentolerasi penggunaan fasilitas handsfree saat mengemudi kendaraan bermotor. Atau,jika sama sekali tidak ingin dihubungi, telepon genggam hendaknya selalu dalam posisi zero yang artinya tidak dapat dihubungi karena sedang berkendaraan.

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • WELCOME BRTHERS

    Goyang Bro

  • Biker In News

  • Facebook TiC-KEMAYORAN

  • TiC CIREBON

    TiC CIREBON

  • TiC DJOGJAKARTA

    TiC DJOGJAKARTA

  • TiC PARUNG

    TiC Parung

  • INFO MUDIK

    MUDIK

  • Video TOURING

    0239

  • LANTAS OF BIKER

  • BENGKEL

    BENGKEL