Cup Busi Tembaga Lebih Baik

Sistem pengapian, jelas enggak sendiri. Lha wong namanya aja sistem! Jadi, harus ada peranti pendukung lain dong. Makanya, selain CDI dan koil, kepala atau cup busi juga jadi penentu besarnya api yang menuju busi. terus…..

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

“Selama ini banyak orang yang berpikir setelah CDI dan koil, ujung tombak terakhir ya busi. Enggak sedikit, orang menyepelekan peran kepala busi,” ujar Jhon dari Jhon Speed di Jl. Panti Asuhan, Jurang Mangu Timur, Pondok Aren, Tangerang.

Padahal, asal tahu saja! Kepala busi di pasaran itu terdiri dari berbagai macam. Misal, yang penghantarnya (bagian dalamnya) dari logam besi biasa. Nah yang ini, biasanya diadopsi di motor standar bawaan pabrik.

Selain kepala busi dari logam biasa, ada juga nih yang dibuat dari tembaga. “Katanya sih ini yang terbaik di pasaran. Tembaga merupakan bahan penghantar listrik yang bagus setelah besi,” tambah Jhon.

Memakai tembaga, arus yang dihasilkan dari CDI yang diteruskan koil dan busi jadi lebih stabil alias konstan. Ini teerbukti saat Em-Plus lakukan uji coba antara kepala busi biasa dan tembaga.

Ketika pakai kepala busi biasa, api yang dihasilkan busi berwarna sedikit kemerahan. Tapi ketika dicoba pakai kepala busi tembaga, api berubah menjadi lebih biru dan arusnya agak lebih besar.

2 Komentar

  1. Bro.. kmrn sy lihat ad org jualan cup Busi Racing tp cuma dibanderol 15rb.
    orgnya jg kasih uji coba pake aki dan dibandingin am cup busi standard
    bawaan, hasilnya memang apinya beda.
    yg bawaan pabrik warnanya merah
    klo cup yg dijual bisa ngeluarin warna biru dan lebih besar arusnya.

    yg saya tanyakan apakah Cup itu bener2 asli Racing,
    harganya kok mrh..?
    trus ad efek buruknya nggak?

    sekian terimakasih…

    • hati2 bro dalam memilih cup busi. biasanya orang yg jual cup busi racing yg murah kaya gtu pedagang kaki lima yang tidak bisa dipertanggungjawabkan keasliannya. kalau mau cari cup busi di bengkel2 besar yg sudah menetap dan meyakinkan. soalnya ane pernah pengalaman bro, waktu itu ane beli busi racing semacam itu seharga 10 rb di pasar jumat. pas pulangnya ane langsung pasang. memang awalnya ada sedikit perubahan sih bro, motor jadi lebih enteng tarikannya dan bensin jadi tambah irit. tapi belum nyampe 1 bulan mesin motor ane langsung jebol tuh, turun mesin dah jadinya.
      biasanya cup busi racing kaya gitu bahannya lebih tebel. terutama besi panjang yg menyerupai jarum yg terhubung dngan kabel busi lebih besar, jadi api yg dihasilkan lebih besar dan biru.
      tapi gitu bro hasilnya, motor bisa turun mesin kalo gak bisa menyesuaikan besar api yg dihasilkan


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • WELCOME BRTHERS

    Goyang Bro

  • Biker In News

  • Facebook TiC-KEMAYORAN

  • TiC CIREBON

    TiC CIREBON

  • TiC DJOGJAKARTA

    TiC DJOGJAKARTA

  • TiC PARUNG

    TiC Parung

  • INFO MUDIK

    MUDIK

  • Video TOURING

    0239

  • LANTAS OF BIKER

  • BENGKEL

    BENGKEL